{"id":3414,"date":"2026-09-11T10:43:00","date_gmt":"2026-09-11T03:43:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/?p=3414"},"modified":"2026-09-11T13:22:35","modified_gmt":"2026-09-11T06:22:35","slug":"perbedaan-perusahaan-green-flag-dan-red-flag","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/perbedaan-perusahaan-green-flag-dan-red-flag\/","title":{"rendered":"Ciri-Ciri Perusahaan Green Flag vs Red Flag Sebelum Melamar Kerja"},"content":{"rendered":"\n<p>Mencari pekerjaan bukan sekadar soal mengirim CV sebanyak-banyaknya lalu berharap dipanggil <em>interview<\/em>. Banyak pencari kerja yang akhirnya menyesal setelah diterima karena baru menyadari budaya kerja di perusahaan tersebut jauh dari harapan. Di sinilah pentingnya mengenali ciri perusahaan <em>green flag<\/em> sejak awal proses lamaran. Istilah <strong><em>green flag<\/em> <\/strong>menandakan sinyal positif yang layak dipertimbangkan, sementara <em><strong>red flag<\/strong> <\/em>adalah peringatan bahwa sesuatu berpotensi bermasalah. Artikel ini akan membahas keduanya secara lengkap agar kamu punya dasar yang kuat sebelum memutuskan melamar atau bahkan menerima tawaran kerja.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Alasan Perlu Riset Perusahaan Sebelum Melamar<\/strong> Kerja<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Alasan-Perlu-Riset-Perusahaan-Sebelum-Melamar-Kerja.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"720\" height=\"480\" src=\"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Alasan-Perlu-Riset-Perusahaan-Sebelum-Melamar-Kerja.jpg\" alt=\"Alasan Perlu Riset Perusahaan Sebelum Melamar Kerja\" class=\"wp-image-3547\" srcset=\"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Alasan-Perlu-Riset-Perusahaan-Sebelum-Melamar-Kerja.jpg 720w, https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Alasan-Perlu-Riset-Perusahaan-Sebelum-Melamar-Kerja-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Alasan-Perlu-Riset-Perusahaan-Sebelum-Melamar-Kerja-585x390.jpg 585w\" sizes=\"auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Lingkungan kerja yang tidak sehat berdampak langsung pada kondisi psikologis karyawan. Relasi antarpersonal yang tidak sehat, gaya kepemimpinan otoriter, perundungan, dan perilaku tidak sopan yang berulang menciptakan suasana kerja penuh tekanan. Kondisi ini tidak hanya memicu <a href=\"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/cara-perusahaan-menangani-stress-pada-karyawan\/\"><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-cyan-blue-color\">stres kerja<\/mark><\/a> dan <a href=\"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/sering-mengalami-kecemasan-kerja-lakukan-mindful-grounding-teknik-5-4-3-2-1-segera\/\"><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-cyan-blue-color\">kecemasan kerja<\/mark><\/a>, tetapi juga memperparah kelelahan emosional.<\/p>\n\n\n\n<p>Hasil riset dari <a href=\"https:\/\/openjournal.unpam.ac.id\/index.php\/DRB\/article\/view\/35977\">Samantha et al. (2023)<\/a> menunjukkan bahwa lingkungan kerja yang <em>toxic <\/em>dan penuh tekanan bisa merusak kesehatan mental karyawan. Apabila kesehatan mental sudah terganggu, kesejahteraan karyawan secara keseluruhan pun ikut menurun.<\/p>\n\n\n\n<p>Lingkungan kerja yang tidak sehat bukan sekadar soal &#8220;kurang nyaman&#8221;, tetapi punya efek berantai yang bisa memengaruhi kesejahteraan psikologis secara nyata. Karena dampaknya sebesar itu, mengenali ciri <em>green flag<\/em> dan <em>red flag<\/em> sebuah perusahaan sejak tahap wawancara atau bahkan sebelum melamar pekerjaan menjadi langkah preventif yang sangat masuk akal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><strong><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-luminous-vivid-amber-color\">Baca juga:<\/mark> <\/strong><a href=\"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/pola-hidup-sehat-pekerja-kantoran\/\"><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-cyan-blue-color\"><strong>Tips Pola Hidup Sehat untuk Pekerja Kantoran<\/strong><\/mark><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Ciri-Ciri Perusahaan <em>Green Flag<\/em><\/strong><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Ciri-Ciri-Perusahaan-Green-Flag.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"720\" height=\"480\" src=\"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Ciri-Ciri-Perusahaan-Green-Flag.jpg\" alt=\"Ciri-Ciri Perusahaan Green Flag\" class=\"wp-image-3548\" srcset=\"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Ciri-Ciri-Perusahaan-Green-Flag.jpg 720w, https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Ciri-Ciri-Perusahaan-Green-Flag-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Ciri-Ciri-Perusahaan-Green-Flag-585x390.jpg 585w\" sizes=\"auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Kepemimpinan yang Terbuka dan Suportif<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Perusahaan <em>green flag<\/em> biasanya memiliki pemimpin yang mau mendengarkan masukan tim, bukan sekadar memerintah. Ini berbanding terbalik dengan gaya kepemimpinan yang kerap ditemukan di lingkungan kerja yang bermasalah, seperti penuh manipulasi dan kurang memberi perhatian pada kebutuhan tim menjadi penyebab utama munculnya kelelahan mental dan penurunan efektivitas kerja karyawan. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Komunikasi yang Jujur dan Transparan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Perusahaan<em> green flag<\/em> lainnya yang mudah dikenali adalah budaya komunikasi yang sehat. Informasi disampaikan secara terbuka, tidak ada budaya saling menyalahkan, dan <em>feedback <\/em>diberikan secara konstruktif. Riset tentang psikologi positif dalam manajemen SDM menunjukkan bahwa evaluasi kinerja yang adil dan transparan, disertai umpan balik yang membangun, mampu mendorong motivasi sekaligus kepuasan kerja karyawan secara berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Menghargai <em>Work-Life Balance<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Perusahaan yang benar-benar peduli pada karyawannya tidak akan menuntut kerja di luar jam kantor tanpa kompensasi yang jelas, dan menghormati waktu istirahat serta cuti karyawan. Ini penting karena <em><a href=\"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/manfaat-pentingnya-work-life-balance\/\"><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-cyan-blue-color\">work-life balance<\/mark><\/a><\/em> terbukti berkontribusi nyata terhadap performa kerja. Salah satu studi pada tim pemasaran menemukan bahwa <em>work-life balance<\/em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas tim, begitu pula kepuasan kerja.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Sistem <em>Reward <\/em>yang Jelas dan Adil<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Perusahaan <em>green flag<\/em> umumnya memiliki sistem apresiasi yang jelas, baik dalam bentuk finansial maupun non-finansial. Studi tentang pengaruh <em>reward <\/em>terhadap kepuasan kerja menunjukkan bahwa penghargaan atas kinerja karyawan berkontribusi terhadap peningkatan motivasi kerja, yang pada akhirnya berdampak pada kepuasan kerja secara keseluruhan. Ini juga berkaitan dengan konsep <em>self-reward<\/em> karyawan. Perusahaan yang sehat biasanya memberi ruang bagi karyawan untuk merayakan pencapaian kecil mereka sendiri, bukan hanya menuntut hasil tanpa apresiasi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Peduli pada Kesehatan Mental dan Fisik Karyawan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Perusahaan yang menyediakan program kesehatan, layanan konseling, atau sekadar kebijakan cuti sakit yang manusiawi menjadi sinyal positif yang kuat. Komitmen pada kesehatan dan kesejahteraan karyawan melalui program kesehatan dan dukungan konseling mencerminkan perhatian perusahaan terhadap dimensi fisik dan mental karyawan. Hal ini pada akhirnya memberi dampak positif pada kepuasan serta kinerja kerja secara menyeluruh.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>6. <em>Turnover Rate<\/em> yang Rendah<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Karyawan yang betah bekerja dalam waktu lama biasanya menandakan lingkungan kerja yang sehat. Sebaliknya, tingkat <em>turnover <\/em>karyawan yang tinggi sering menjadi indikator adanya masalah mendasar dalam budaya kerja suatu perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><strong><strong><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-luminous-vivid-amber-color\">Baca juga:<\/mark><\/strong><\/strong> <a href=\"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/hati-hati-sleep-deprivation-gara-gara-lembur-bisa-berakibat-fatal\/\"><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-cyan-blue-color\"><strong>Hati-Hati! Sleep Deprivation Gara-Gara Lembur Bisa Berakibat Fatal<\/strong><\/mark><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Ciri-Ciri Perusahaan <em>Red Flag<\/em> (<em>Toxic<\/em>)<\/strong><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"720\" height=\"480\" src=\"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Ciri-Ciri-Perusahaan-Red-Flag-Toxic.jpg\" alt=\"Ciri-Ciri Perusahaan Red Flag (Toxic)\" class=\"wp-image-3549\" srcset=\"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Ciri-Ciri-Perusahaan-Red-Flag-Toxic.jpg 720w, https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Ciri-Ciri-Perusahaan-Red-Flag-Toxic-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Ciri-Ciri-Perusahaan-Red-Flag-Toxic-585x390.jpg 585w\" sizes=\"auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Gaya Kepemimpinan yang Otoriter dan Tidak Transparan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Ciri utama perusahaan <em>red flag<\/em> adalah pemimpin yang mendominasi tanpa mau mendengarkan bawahan. Riset mencatat bahwa atasan di lingkungan kerja negatif umumnya mendorong kehendak pribadi tanpa mau mendengarkan saran. Sikap manajemen yang mementingkan diri sendiri serta tidak peduli dengan kesejahteraan tim menjadi penyebab utama kelelahan mental karyawan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Budaya Kerja yang Tidak Menghormati Batas Pribadi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Perusahaan <em>red flag<\/em> cenderung tidak memiliki batasan jelas antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi karyawan. Perusahaan semacam ini biasanya ikut mengatur dan membatasi kehidupan pribadi karyawan, misalnya dengan memberikan tugas di luar jam kerja dan menuntut penyelesaian segera. Pola seperti ini berpotensi merusak <em>work life balance<\/em> karyawan. Apabila dibiarkan, karyawan bisa menderita stres hingga gangguan mental.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Minim Apresiasi terhadap Kinerja Karyawan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Kontribusi karyawan yang jarang diakui atau dianggap remeh adalah ciri khas lingkungan kerja yang redflag. Kurangnya apresiasi menciptakan perasaan tidak dihargai dan bisa mengarah pada penurunan motivasi serta kinerja, bahkan membuat karyawan enggan berinovasi karena merasa usahanya tidak akan diakui.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Komunikasi Penuh Gosip dan Saling Menyalahkan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Komunikasi yang tidak sehat menjadi penanda kuat lainnya. Hal ini bisa terlihat dari banyaknya miskomunikasi, gosip, serta minimnya keterbukaan antara atasan dan bawahan, yang jika tidak ditangani dapat memicu konflik berkepanjangan di tempat kerja.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Diskriminasi dan Pelecehan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Ini adalah <em>red flag<\/em> paling serius. Diskriminasi dan pelecehan, baik secara verbal, fisik, maupun emosional, adalah tanda paling serius dari lingkungan kerja <em>toxic<\/em>, dan berdampak langsung pada penurunan produktivitas serta kualitas kerja tim secara keseluruhan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>6. <em>Turnover <\/em>dan Tingkat Absensi Tinggi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Perputaran karyawan yang cepat sering menjadi cerminan masalah mendasar di dalam organisasi. Tingginya tingkat absensi dan pergantian karyawan dapat mengganggu alur kerja, membebani karyawan lain, serta menyebabkan hilangnya pengetahuan dan pengalaman berharga bagi perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Dampak Jangka Panjang jika Salah Memilih Perusahaan<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Bekerja di lingkungan yang <em>toxic <\/em>bukan hanya soal tidak nyaman secara emosional, tapi juga berisiko pada kesehatan mental jangka panjang. Hal ini pada akhirnya turut memengaruhi <em>well-being<\/em> karyawan. Artinya, dampaknya bisa terus terbawa meski kamu sudah berpindah ke pekerjaan lain jika tidak segera dikenali dan diatasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebaliknya, memilih perusahaan dengan ciri <em>green flag <\/em>memberi dampak sebaliknya yaitu kepuasan kerja yang lebih tinggi, motivasi yang lebih stabil, dan tentunya produktivitas yang lebih baik dalam jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><strong><strong><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-luminous-vivid-amber-color\">Baca juga:<\/mark><\/strong> <\/strong> <a><strong><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-cyan-blue-color\">Teknik Pomodoro dan Mindfulness: Kombinasi Jaga Fokus Karyawan<\/mark><\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tips Mengenali P<\/strong>erusahaan <span>Sebelum Melamar<\/span> Kerja<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Tips-Mengenali-Perusahaan-Sebelum-Melamar-Kerja.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"720\" height=\"480\" src=\"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Tips-Mengenali-Perusahaan-Sebelum-Melamar-Kerja.jpg\" alt=\"Tips Mengenali Perusahaan Sebelum Melamar Kerja\" class=\"wp-image-3550\" srcset=\"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Tips-Mengenali-Perusahaan-Sebelum-Melamar-Kerja.jpg 720w, https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Tips-Mengenali-Perusahaan-Sebelum-Melamar-Kerja-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Tips-Mengenali-Perusahaan-Sebelum-Melamar-Kerja-585x390.jpg 585w\" sizes=\"auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Perhatikan cara HR berkomunikasi<\/strong> sejak proses rekrutmen yaitu apakah informatif dan responsif, atau justru terkesan tertutup dan terburu-buru.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Cari tahu reputasi perusahaan<\/strong> lewat review karyawan, baik dari platform pencari kerja maupun jaringan profesional.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Tanyakan langsung soal kebijakan kerja<\/strong>, seperti jam kerja, kebijakan lembur, cuti, dan program kesejahteraan karyawan saat sesi interview.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Amati bahasa tubuh dan respons pewawancara<\/strong>. Saat kamu bertanya tentang budaya kerja karena jawaban yang defensif bisa jadi sinyal red flag.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Cek tingkat turnover<\/strong> di posisi yang sama, jika memungkinkan, untuk melihat apakah banyak karyawan bertahan lama atau justru sering berganti.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Persiapkan Kariermu Bersama Payuung Pribadi!<\/h2>\n\n\n\n<p>Setelah mengenal ciri perusahaan <em>green flag <\/em>dan <em>red flag<\/em>, langkah berikutnya adalah menyiapkan diri sebelum melamar kerja. <strong><a href=\"https:\/\/www.payuungpribadi.com\/\"><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-green-cyan-color\">Payuung Pribadi<\/mark><\/a> <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-green-cyan-color\"><\/mark><\/strong>hadir sebagai aplikasi yang menyediakan <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-black-color\">benefit bagi karyawan dan solusi keuangan pribadi.<\/mark> Lengkap dengan <a href=\"https:\/\/www.payuungpribadi.com\/solusi\/keuangan\"><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-cyan-blue-color\">pencatatan keuangan<\/mark><\/a>, <a href=\"https:\/\/www.payuungpribadi.com\/solusi\/mall\"><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-cyan-blue-color\">pasar produk <em>wellness <\/em>dan voucher<\/mark><\/a>, <a href=\"https:\/\/www.payuungpribadi.com\/solusi\/belajar\"><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-cyan-blue-color\">pelatihan dan workshop<\/mark><\/a>, hingga <a href=\"https:\/\/www.payuungpribadi.com\/solusi\/karir\"><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-cyan-blue-color\">akses peluang kerja<\/mark><\/a> lewat <a href=\"https:\/\/www.bisadaya.com\/\"><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-luminous-vivid-orange-color\"><strong>Bisadaya<\/strong><\/mark><\/a>. Semua fitur ini tersedia dalam satu aplikasi, sehingga kamu tidak perlu berpindah <em>platform <\/em>untuk mengurus karier dan kondisi finansial secara bersamaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Unduh <strong><a href=\"https:\/\/www.payuungpribadi.com\/\"><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-green-cyan-color\">Payuung Pribadi<\/mark><\/a><\/strong> sekarang dan siapkan langkah kerja berikutnya dengan lebih matang! Kamu bisa mengaksesnya melalui <a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.payuung&amp;hl=in&amp;utm_source=web&amp;utm_medium=social&amp;utm_campaign=direct&amp;utm_content=payuung\"><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-cyan-blue-color\">Google Play Store<\/mark><\/a> atau <a href=\"https:\/\/apps.apple.com\/id\/app\/payuung-pribadi\/id1601577151?l=id\"><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-cyan-blue-color\">App Store<\/mark><\/a>. <\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Fitur-Payuung-Pribadi-e1789093973668.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"715\" height=\"318\" src=\"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Fitur-Payuung-Pribadi-e1789093973668.jpg\" alt=\"Fitur Payuung Pribadi\" class=\"wp-image-3545\" srcset=\"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Fitur-Payuung-Pribadi-e1789093973668.jpg 715w, https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Fitur-Payuung-Pribadi-e1789093973668-300x133.jpg 300w, https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Fitur-Payuung-Pribadi-e1789093973668-585x260.jpg 585w\" sizes=\"auto, (max-width: 715px) 100vw, 715px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.payuung.com\/sign-up\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"196\" height=\"63\" src=\"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/BUTTON-PAYUUNG-585x189-1-e1722224679135.png\" alt=\"Daftar Presentasi Payuung\" class=\"wp-image-2798\"\/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Referensi<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Samantha, A., Emilisa, N., Amelia, N., &amp; Zahraa, A. (2023). <em>Pengaruh toxic workplace, work stressors dan cultural stressors terhadap employee well-being yang di mediasi mental health outcomes di perusahaan distributor elektronik cengkareng timur<\/em>. <em>Jurnal Disrupsi Bisnis, &nbsp;<em>6<\/em>(6), 645-652.<\/em><a href=\"https:\/\/openjournal.unpam.ac.id\/index.php\/DRB\/article\/view\/35977\"> <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-pale-cyan-blue-color\">https:\/\/openjournal.unpam.ac.id\/index.php\/DRB\/article\/view\/35977<\/mark><\/a><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mencari pekerjaan bukan sekadar soal mengirim CV sebanyak-banyaknya lalu berharap dipanggil interview. Banyak pencari kerja yang akhirnya menyesal setelah diterima&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":24,"featured_media":3552,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"inline_featured_image":false,"footnotes":""},"categories":[258],"tags":[397,395,396],"class_list":["post-3414","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan-mental","tag-melamar-kerja","tag-perusahaan-green-flag","tag-perusahaan-red-flag"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Ciri-Ciri Perusahaan Green Flag vs Red Flag Sebelum Melamar Kerja -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kenali ciri-ciri perusahaan green flag dan red flag sebelum kirim CV. Hindari toxic workplace dan temukan tempat kerja impianmu di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/perbedaan-perusahaan-green-flag-dan-red-flag\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ciri-Ciri Perusahaan Green Flag vs Red Flag Sebelum Melamar Kerja -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kenali ciri-ciri perusahaan green flag dan red flag sebelum kirim CV. Hindari toxic workplace dan temukan tempat kerja impianmu di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/perbedaan-perusahaan-green-flag-dan-red-flag\/\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/web.facebook.com\/gadjian?_rdc=1&amp;amp%3bamp%3bamp%3bamp%3bamp%3bamp%3bamp%3bamp%3b_rdr\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-11T03:43:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-09-11T06:22:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Ciri-Ciri-Perusahaan-Green-Flag-vs-Red-Flag-Sebelum-Melamar-Kerja.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"480\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Fast8\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@gadjian\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@gadjian\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Fast8\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.payuung.com\\\/blog\\\/perbedaan-perusahaan-green-flag-dan-red-flag\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.payuung.com\\\/blog\\\/perbedaan-perusahaan-green-flag-dan-red-flag\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Fast8\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.payuung.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/c52edc067df811caf7dfc3ba030b9e73\"},\"headline\":\"Ciri-Ciri Perusahaan Green Flag vs Red Flag Sebelum Melamar Kerja\",\"datePublished\":\"2026-09-11T03:43:00+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-11T06:22:35+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.payuung.com\\\/blog\\\/perbedaan-perusahaan-green-flag-dan-red-flag\\\/\"},\"wordCount\":1212,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.payuung.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.payuung.com\\\/blog\\\/perbedaan-perusahaan-green-flag-dan-red-flag\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.payuung.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/Ciri-Ciri-Perusahaan-Green-Flag-vs-Red-Flag-Sebelum-Melamar-Kerja.jpg\",\"keywords\":[\"melamar kerja\",\"perusahaan green flag\",\"perusahaan red flag\"],\"articleSection\":[\"Kesehatan Mental\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.payuung.com\\\/blog\\\/perbedaan-perusahaan-green-flag-dan-red-flag\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.payuung.com\\\/blog\\\/perbedaan-perusahaan-green-flag-dan-red-flag\\\/\",\"name\":\"Ciri-Ciri Perusahaan Green Flag vs Red Flag Sebelum Melamar Kerja -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.payuung.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.payuung.com\\\/blog\\\/perbedaan-perusahaan-green-flag-dan-red-flag\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.payuung.com\\\/blog\\\/perbedaan-perusahaan-green-flag-dan-red-flag\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.payuung.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/Ciri-Ciri-Perusahaan-Green-Flag-vs-Red-Flag-Sebelum-Melamar-Kerja.jpg\",\"datePublished\":\"2026-09-11T03:43:00+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-11T06:22:35+00:00\",\"description\":\"Kenali ciri-ciri perusahaan green flag dan red flag sebelum kirim CV. Hindari toxic workplace dan temukan tempat kerja impianmu di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.payuung.com\\\/blog\\\/perbedaan-perusahaan-green-flag-dan-red-flag\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.payuung.com\\\/blog\\\/perbedaan-perusahaan-green-flag-dan-red-flag\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.payuung.com\\\/blog\\\/perbedaan-perusahaan-green-flag-dan-red-flag\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.payuung.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/Ciri-Ciri-Perusahaan-Green-Flag-vs-Red-Flag-Sebelum-Melamar-Kerja.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.payuung.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/Ciri-Ciri-Perusahaan-Green-Flag-vs-Red-Flag-Sebelum-Melamar-Kerja.jpg\",\"width\":720,\"height\":480,\"caption\":\"Ciri-Ciri Perusahaan Green Flag vs Red Flag Sebelum Melamar Kerja\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.payuung.com\\\/blog\\\/perbedaan-perusahaan-green-flag-dan-red-flag\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.payuung.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ciri-Ciri Perusahaan Green Flag vs Red Flag Sebelum Melamar Kerja\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.payuung.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.payuung.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Membahas Masalah\\\/Tantangan Bisnis &amp; Benefit Karyawan (Employee Benefit) | Blog Payuung\",\"description\":\"Apa saja masalah, tantangan &amp; peluang bisnis di Indonesia? Apa saja benefit perusahaan untuk karyawan terbaik? Temukan solusi dan jawabannya di blog Payuung!\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.payuung.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.payuung.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.payuung.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"PT. Fatiha Sakti\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.payuung.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.payuung.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.payuung.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/logofast8.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.payuung.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/logofast8.png\",\"width\":294,\"height\":242,\"caption\":\"PT. Fatiha Sakti\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.payuung.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/web.facebook.com\\\/gadjian?_rdc=1&amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;_rdr\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/gadjian\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/gadjian\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/gadjian\\\/mycompany\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UChU_wz7E-fZTlJ_89y6j0Lw\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.payuung.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/c52edc067df811caf7dfc3ba030b9e73\",\"name\":\"Fast8\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/44f832139cb870e50230890e65e3a36b4c43f0e7a706f5bd1acb3d4dab9eb0cf?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/44f832139cb870e50230890e65e3a36b4c43f0e7a706f5bd1acb3d4dab9eb0cf?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/44f832139cb870e50230890e65e3a36b4c43f0e7a706f5bd1acb3d4dab9eb0cf?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Fast8\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.payuung.com\\\/blog\\\/author\\\/fast8\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ciri-Ciri Perusahaan Green Flag vs Red Flag Sebelum Melamar Kerja -","description":"Kenali ciri-ciri perusahaan green flag dan red flag sebelum kirim CV. Hindari toxic workplace dan temukan tempat kerja impianmu di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/perbedaan-perusahaan-green-flag-dan-red-flag\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Ciri-Ciri Perusahaan Green Flag vs Red Flag Sebelum Melamar Kerja -","og_description":"Kenali ciri-ciri perusahaan green flag dan red flag sebelum kirim CV. Hindari toxic workplace dan temukan tempat kerja impianmu di sini!","og_url":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/perbedaan-perusahaan-green-flag-dan-red-flag\/","article_publisher":"https:\/\/web.facebook.com\/gadjian?_rdc=1&amp%3bamp%3bamp%3bamp%3bamp%3bamp%3bamp%3bamp%3b_rdr","article_published_time":"2026-09-11T03:43:00+00:00","article_modified_time":"2026-09-11T06:22:35+00:00","og_image":[{"width":720,"height":480,"url":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Ciri-Ciri-Perusahaan-Green-Flag-vs-Red-Flag-Sebelum-Melamar-Kerja.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Fast8","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@gadjian","twitter_site":"@gadjian","twitter_misc":{"Written by":"Fast8","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/perbedaan-perusahaan-green-flag-dan-red-flag\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/perbedaan-perusahaan-green-flag-dan-red-flag\/"},"author":{"name":"Fast8","@id":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/#\/schema\/person\/c52edc067df811caf7dfc3ba030b9e73"},"headline":"Ciri-Ciri Perusahaan Green Flag vs Red Flag Sebelum Melamar Kerja","datePublished":"2026-09-11T03:43:00+00:00","dateModified":"2026-09-11T06:22:35+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/perbedaan-perusahaan-green-flag-dan-red-flag\/"},"wordCount":1212,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/perbedaan-perusahaan-green-flag-dan-red-flag\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Ciri-Ciri-Perusahaan-Green-Flag-vs-Red-Flag-Sebelum-Melamar-Kerja.jpg","keywords":["melamar kerja","perusahaan green flag","perusahaan red flag"],"articleSection":["Kesehatan Mental"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/perbedaan-perusahaan-green-flag-dan-red-flag\/","url":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/perbedaan-perusahaan-green-flag-dan-red-flag\/","name":"Ciri-Ciri Perusahaan Green Flag vs Red Flag Sebelum Melamar Kerja -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/perbedaan-perusahaan-green-flag-dan-red-flag\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/perbedaan-perusahaan-green-flag-dan-red-flag\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Ciri-Ciri-Perusahaan-Green-Flag-vs-Red-Flag-Sebelum-Melamar-Kerja.jpg","datePublished":"2026-09-11T03:43:00+00:00","dateModified":"2026-09-11T06:22:35+00:00","description":"Kenali ciri-ciri perusahaan green flag dan red flag sebelum kirim CV. Hindari toxic workplace dan temukan tempat kerja impianmu di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/perbedaan-perusahaan-green-flag-dan-red-flag\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.payuung.com\/blog\/perbedaan-perusahaan-green-flag-dan-red-flag\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/perbedaan-perusahaan-green-flag-dan-red-flag\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Ciri-Ciri-Perusahaan-Green-Flag-vs-Red-Flag-Sebelum-Melamar-Kerja.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Ciri-Ciri-Perusahaan-Green-Flag-vs-Red-Flag-Sebelum-Melamar-Kerja.jpg","width":720,"height":480,"caption":"Ciri-Ciri Perusahaan Green Flag vs Red Flag Sebelum Melamar Kerja"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/perbedaan-perusahaan-green-flag-dan-red-flag\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ciri-Ciri Perusahaan Green Flag vs Red Flag Sebelum Melamar Kerja"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/","name":"Membahas Masalah\/Tantangan Bisnis &amp; Benefit Karyawan (Employee Benefit) | Blog Payuung","description":"Apa saja masalah, tantangan &amp; peluang bisnis di Indonesia? Apa saja benefit perusahaan untuk karyawan terbaik? Temukan solusi dan jawabannya di blog Payuung!","publisher":{"@id":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/#organization","name":"PT. Fatiha Sakti","url":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/logofast8.png","contentUrl":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/logofast8.png","width":294,"height":242,"caption":"PT. Fatiha Sakti"},"image":{"@id":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/web.facebook.com\/gadjian?_rdc=1&amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;_rdr","https:\/\/x.com\/gadjian","https:\/\/www.instagram.com\/gadjian\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/gadjian\/mycompany\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UChU_wz7E-fZTlJ_89y6j0Lw"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/#\/schema\/person\/c52edc067df811caf7dfc3ba030b9e73","name":"Fast8","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/44f832139cb870e50230890e65e3a36b4c43f0e7a706f5bd1acb3d4dab9eb0cf?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/44f832139cb870e50230890e65e3a36b4c43f0e7a706f5bd1acb3d4dab9eb0cf?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/44f832139cb870e50230890e65e3a36b4c43f0e7a706f5bd1acb3d4dab9eb0cf?s=96&d=mm&r=g","caption":"Fast8"},"url":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/author\/fast8\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3414","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3414"}],"version-history":[{"count":12,"href":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3414\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3575,"href":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3414\/revisions\/3575"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3552"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3414"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3414"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.payuung.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3414"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}